Mahasiswa KKN UNS Serahkan 100 Bibit Kopi Robusta kepada BUMDes Dawung, kecamatan sambirejo, kabupaten sragen : Dorong Pemberdayaan Petani & Ekonomi Desa
Dawung, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen — Dalam rangka program Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyerahkan secara simbolis 100 bibit kopi robusta kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Dawung. Penyerahan bibit ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi lokal dan pemanfaatan potensi agraris desa yang dipimpin oleh perangkat desa, tokoh petani setempat, dan unsur masyarakat desa lainnya.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Dawung, perangkat desa, perwakilan petani kopi lokal, serta Direktur BUMDes Dawung, menggambarkan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintahan desa, dan masyarakat dalam meningkatkan kapasitas produksi pertanian desa.
Latar Belakang Kegiatan
Program KKN UNS di Desa Dawung merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang biasanya dilaksanakan setiap tahun. Para mahasiswa bekerja sama dengan warga desa dalam berbagai kegiatan pemberdayaan, pendidikan pertanian, serta pembinaan usaha produktif yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi desa. Sebagai contoh, mahasiswa KKN sebelumnya telah bersinergi dengan perangkat desa dan warga dalam peningkatan ketahanan pangan melalui tanam palawija dan tanaman obat keluarga (TOGA).
Dalam konteks pemberdayaan agrikultural ini, kopi robusta dipilih karena memiliki prospek komoditas yang baik untuk dikembangkan sebagai sumber pendapatan tambahan bagi petani desa. Bibit yang diserahkan akan menjadi modal awal bagi BUMDes untuk membangun area percobaan, berkembang menjadi kebun kopi produktif, atau menyuplai kebutuhan bibit bagi petani lokal di masa depan.
Pelaksanaan & Peserta
Acara penyerahan bibit berlangsung di Balai Desa Dawung dengan suasana gotong royong. Selain Kepala Desa dan perangkatnya, kegiatan ini juga dihadiri oleh:
-
Perwakilan mahasiswa KKN UNS yang menjadi penggagas program,
-
Direktur BUMDes Dawung yang akan memfasilitasi pembinaan manajemen dan pengembangan usaha kopi,
-
Para petani kopi dan warga desa yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Dalam sambutannya, kepala desa menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dan berharap bibit kopi yang diberdayakan dapat menciptakan peluang ekonomi baru bagi warga desa. Sementara itu, direktur BUMDes menegaskan komitmennya untuk menjadikan program ini sebagai langkah awal dalam mengembangkan budidaya kopi robusta berkelanjutan, termasuk kemungkinan pelatihan teknis dan pemasaran hasil kopi.
Dampak & Harapan
Penyerahan bibit kopi robusta bukan sekadar simbolis — kegiatan ini membawa harapan besar bagi pengembangan komoditas pertanian desa. Beberapa dampak yang diharapkan antara lain:
-
Peningkatan kapasitas produksi pertanian lokal, khususnya komoditas kopi yang memiliki nilai ekonomi tinggi di pasar domestik maupun potensial ekspor.
-
Penguatan peran BUMDes sebagai lembaga ekonomi desa dalam mengelola sumber daya alam dan menciptakan peluang usaha berkelanjutan.
-
Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, yang memupuk pengetahuan, keterampilan, serta semangat kewirausahaan bagi warga desa.
Melalui langkah-langkah pemberdayaan seperti ini, diharapkan Desa Dawung dapat memanfaatkan potensi agrarisnya secara lebih optimal, sekaligus membuka peluang baru untuk pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan dan mandiri.
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin